Pada kali ini saya akan membagi tips memilih & Merakit komputer untuk editing.
Para broadcaster, animator, editor film atau yang berkecimpung di
bidang multimedia pasti sering bertanya-tanya, harga komputer untuk
ngedit biayanya berapa? Ada yang jawab 6jt 7jt bahkan sampai puluhan
juta.. trus specnya apa aja dari mulai prosesor, ram, vga, Hardisk?
Sebelum menjawab spec tersebut ada hal penting yang perlu diperhatikan
yaitu mengenai hardware sesuai fungsinya seperti :
1. Power Supply

Power
supply adalah bagian dalam komputer yang berfungsi mensuplai tegangan
ke komponen – komponen lain dari komputer. Power supply juga biasa
disebut dengan power conversion karena fungsi utama dari power supply
adalah mengubah arus listrik bolak – balik / AC (arus listrik yang dari
PLN) menjadi arus searah /DC. Kenapa harus diubah menjadi DC. Hal itu
dikarenakan komponen elektronika yang ada dalam komputer itu hanya
membutuhkan DC.
Banyak
sekali para perakit komputer yang menyepelekan fungsi dari power supply
dengan berbagai alasan seperti : menekan biaya perakitan supaya lebih
murah, sudah bawaan dari casing komputer/PC, yang penting komputer nyala
dll. Padahal tahukah anda bahwa power supply adalah BAGIAN YANG PALING PENTING. karena
apabila komputer kekurangan daya dari power supply resiko yang
ditimbulkan sangat parah seperti komputer "restart" dengan sendirinya
dengan terus menerus. kemudian apa yang terjadi jika komputer sering
restart?, dampaknya adalah kerusakan motherboard/papan induk PC,
kerusakan harddisk mulai dari bad sector sampai tidak terbaca.
Lalu Bagaimana Cara Memilih Power Supply yang bagus?
a. Hitung
perkiraan jumlah daya yang dibutuhkan oleh komputer/PC. Caranya Gimana?
Gunakan software-software utility di internet untuk membantu menghitung
daya, contoh everest.
b. Kemudian cari power supply untuk memenuhi daya yang dibutuhkan oleh komputer/PC.
c. Ketika
mencari Power supply jangan asal murah dengan iming-iming daya tinggi,
misalkan daya 600watt dibanderol dengan harga 100rb. jelas ini sangatlah
murah karena dengan daya tersebut biasanya dibanderol dengan harga
800rb-1,5jt (tergantung merk).
d. Cari testimoni Power supply di internet apakah testimoni dari konsumen memuaskan?
e. Belilah
power supply dengan cover / cap berwarna perunggu/Bronze (Minimal).
yaitu sertifikat yang diberikan kepada PSU dimana psu tersebut mampu
membeikan efisiensi diatas 80 Selain itu, psu yang sudah berlabel 80+
juga bukan sembarangan PSU, PSU tersebut harus melewati berbagai macam
tahapan agar bisa lolos.
Jadi PSU baik itu seperti apa dong ?
Kalau
mau yang berkualitas tinggi pasti perlu nguras kocek kocek yang dalam
karena kuliatas itu sebanding dengan harga, Berikut ciri-ciri power
supply yang berkualitas :
a. Harga Lumayan Mahal.
Untuk 350 Watt harga berkisar Rp.
400 ribu, 400 Watt harga berkisar Rp. 450 ribu sampai dengan Rp.500
ribu, sedangkan 500 Watt harga berkisar Rp. 600 ribu sampai dengan Rp.
850 ribuan. Untuk wattage yang lebih besar, harga dipastikan lebih mahal
lagi. Harga mahal ini merupakan kompensasi dari komponen yang memang
memiliki kualitas yang bagus dan lebih tahan lama.
b. Berat power supply lebih dari power supply biasa.
Secara
fisik, bobot power supply yang baik lebih berat dari yang biaa saja.
Hal ini disebabkan karena power supply yang bagus menggunakan bahan –
bahan terpilih, misalnya kabel-kabelnya memiliki serat tembaga yang
lebih tebal, kapasitor yang ada didalamnya menggunakan kapasitor yang
lebih banyak jumlahnya, dan lilitan kabel pada kumparan-kumparannya pun
lebih banyak. Selain itu, power supply yang bagus, biasanya menggunakan
kabel berlapis yang sering disebut dengan cable sleeving.
c. Memiliki UL Number
UL
number merupakan tanda produsen sebuah power supply. Dengan mengetahui
identitas produsen/pabrik power supply tersebut kita dapat mengetahui
apakah kualifikasi produknya telah bersertifikasi internasional. UL
Number ini dapat di cek secara online lewat situs :
http://www.ul.com/database/.
d. Memiliki label spesifikasi voltase dan ampere yang digunakan, melekat di body power supply.
jika kita mengukur dengan
Voltmeter atau Ampere meter, spesifikasi yang ada pada label tersebut
sama persis dengan yang hasil pengukuran yang tertera.
e. Mempunyai kemampuan lain, misalnya:
Active PFC (Power Factor
Correction), yaitu rangkaian khusus yang digunakan untuk mengukur
seberapa efisien komsumsi daya listrik.
Over Voltage Protection, yaitu
kemampuan power supply untuk mencegah kerusakan komponen yang terhubung
karena adanya lonjakan voltase listrik yang tiba-tiba.
Continuous Output, yaitu kemampuan power supply untuk memberikan daya setiap saat dibutuhkan.
Merk apa yang rekomended buat PSU ?
sebenarnya saya sudah
merasa dirugikan karena merek ini telah beriklan di website saya , hehe .
namun tidak ada salahnya saya memberikan nama merk tersebut sebagai
intervensi kedepannya.
Merek-merek direkomendasikan yang kebanyakan beredar di Indonesia:
· Corsair
· Silverstone
· Antec
· Enermax
· FSP (Fortron)
· Mushkin
· OCZ Technology
· Tagan
· PowerLogic
· Thermaltake ToughPower Only
Merek-merek poser supply tidak direkomendasikan yang kebanyakan beredar di Indonesia:
· Mentari Power
· e-Pro
· Simbadda
· Codegen
2. Motherboard
motherboard
adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling
terhubung seperti pada PC atau Macintosh dan biasa disingkat dengan kata
mobo. Untuk merakit komputer editing ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan yaitu :
a. Pilihlah
ukuran motherboad form ATX, karena ukuran ATX termasuk ukuran standar
yang paling banyak di pasaran, tidak terlalu besar dan tidak terlalu
kecil. Jumlah slot-slot di ukuran ATX juga sudah lumayan memadai untuk
dipasang bebepara komponen tambahan nantinya.
b. Pilihlah
motherboard sesuai processor yang agan inginkan. Ada 2 hal yg harus
diperhatikan, yaitu merk processor dan soket processor. Untuk merk
processor biasanya cuma ada 2 vendor terkenal yaitu AMD dan INTEL. Jika
processor yg mau agan pakai adalah produk INTEL maka carilah motherboard
yg supportnya untuk INTEL, begitu juga untuk yang AMD carilah
motherboard yg support AMD. Kemudian soket processor itu sendiri juga
penting, karena tiap vendor sudah banyak memproduksi berbagai generasi
processor. Misal seperti INTEL, jika processor yg mau agan pakai adalah
intel core i5 LGA 1155, maka carilah motherboard yg memang support
dengan soket LGA 1155. Lihat di kedua gambar sebelumnya diatas, soket
processor letaknya di bagian keterangan CPU.
c. Pastikan
motherboard mendukung jumlah atau kapasitas memory yg agan inginkan,
misal agan pengin memasang memori 4 GB, maka cari motherboard yg bisa
dipasang memory sampai 4 GB, atau lebih. Misal sekarang agan mau pasang
yg 4 GB dulu tapi suatu saat mungkin ada rencana anda ingin pasang
sampai 8 GB, berarti mulai sekarang belilah motherboard yg mendukung
sampai memory 8 GB. Dan jangan lupa pilih motherboard yang support
dengan teknologi RAM saat ini. Teknologi RAM saat ini menggunakan slot
DDR3.
d. Pilihlah
motherboard yg dibuat oleh pabrikan atau merk terkemuka. Pengalaman
penulis ada 3 merk ternama yg banyak dijumpai di pasaran Indonesia yaitu
GIGABYTE, ASUS, dan MSi. 3 merk itu menurut saya sudah
kategori kualitas premium, lihat saja kualitas komponen dan tata letak
komponen dari produk-produk motherboard yg dihasilkan pabrikan-pabrikan
tersebut. Harganya memang lebih mahal, tapi percayalah jaminan kualitas
dan after sale-nya akan berbeda dengan pabrikan-pabrikan lain.
3. RAM (Random Access Memory).

RAM
adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam
waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori.
Ini berlawanan dengan harddisk, seperti tape magnetik, disk dan drum, di
mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk
mengakses data secara berurutan. Ram yang bagus dan cocok untuk
mesin/komputer editing anda adalah Kingston HyperX Fury DDR3-1866 8GB
Kit. memori ini memiliki satu fitur unik yakni kecepatan DDR3-1866 tanpa
setting apapun(di chipset/platform yang mendukung). Mengingat banyaknya
pengguna PC di Indonesia yang masih sangat awam terhadap setting
memori(dan bahkan kadang banyak yang tidak paham bagaimana menyalakan
profil XMP pada memori mereka), fitur ini luar biasa menarik, karena
memori anda akan langsung otomatis dikonfigurasi pada kecepatan optimal.
Jika anda masih merasa kecepatan ini kurang, anda masih bisa
meng-overclocknya sedikit lagi untuk mendapat performa ekstra.
4. HARD-DISK
Harddisk
merupakan media penyimpanan di komputer editing anda, yang nantinya
digunakan untuk menyimpan hasil rekaman/shooting anda. Berapakah
kira-kira kapasitas yang cocok untuk komputer editing anda? 500gb? 1TB
(terabyte)?. Yang jelas semakin besar kapasitas harddisk yang anda
miliki maka semakin bagus pula. Namun ada yang perlu diperhatikan dalam
memilih dan penggunakan harddisk yaitu :
a. Jangan tergiur dengan harga murah
HDD
yang diproduksi oleh distrobutor resmi disertai dengan garansi, maka
harganya cenderung sedikit lebih mahal.Anda tidak bisa mengklaim garansi
atau service jika ada kerusakan kepada distributor yang bersngkutan,
karena akan terdeksi dari serial numbernya.
b. Perhatikan putaranya (RPM)
Loading
data yang cepat, meruapakan salah satu bukti bahwa harddisk Anda
mempunyai angka Rpm (rotasi per menit) yang tinggi atau besar. Misalnya;
harddsik denga 7200 Rpm akan banyak permintaannya untuk processor yang
cepat atau untuk aplikasi game atau grafis.
5. VGA (Video Graphic Adapter)

VGA
itu singkatan dari Video Graphics Adapter, merupakan perangkat hardware
yang berfungsi untuk mengubah sinyal digital dari komputer menjadi
tampilan grafik di layar monitor, dengan kata lain seluruh
tampilan/gambar yang muncul di layar monitor adalah hasil dari kerja
VGA.
VGA
iru secara umum dapat dibedakan manjadi 2 yaitu VGA onboard dan VGA
eksternal (pakai kartu VGA), tergantung dari setingan modherboard, ada
yang hanya bisa VGA onboard (seperti kebanyakan pada laptop, notebook)
atau yang bisa VGA onboard dan pakai kartu VGA juga.
Kemampuan
sebuah VGA ditentukan oleh chip yang terdapat didalamnya atau yang
sering disebut GPU (graphics processing unit) atau otak yang berfungsi
mengolah data di VGA. Setiap brand VGA (Ati dan Nvidia) punya
tingkatan-tingakatannya sendiri-sendiri, mulai dari kelas value yang
kinerjanya paling rendah (untuk office, presentasi, internetan,
game-game ringan, dll) mainstreme, performance, dan kelas tertinggi dan
harganya termahal enthusiast (untuk tahu lebih jauh pembagian seri-seri
vga sesuai kelasnya silahkan lihat di website Ati dan Nvidia)
Kapasitas
memori sebuah VGA tidak berpengaruh secara langsung terhadap kualitas
tampilan grafis, walau jenis-jenis memori yang digunakan dapat
mempengaruhi kinerja VGA juga, mis VGA 9500GT dengan type memori DDR 3
lebih baik kinerjanya dari pada VGA 9500GT dengan DDR2 walau typenya
sama. Kapasitas memori VGA yang besar lebih banyak berpengaruh pada
resolisi maksimal yang bisa di capai.
untuk komputer editing pilihlah VGA yang :
– Perhatikan jumlah memori, pastikan minimal 2GB (lebih besar lebih bagus)
– Pilih minimal DDR3, kalau bisa DDR5 lebih bertenaga
– Lihat bit instruksinya, 128bit minimal diatasnya seperti 256bit lebih baik.
– Mendukung Direct X11
– Memiliki garansi terpercaya
Pada
PC biasanya sudah ada VGA Onboard akan tetapi kualitasnya kurang untuk
editing video, pilihlah merk yang sudah terkenal dibidangnya yaitu ATi
atau nVIDIA.
6. Soundcard
Fungsi
soundcard secara umum yaitu menterjemahkan sinyal dari komputer
(digital) ke speaker (analog). Sebenarnya dalam merakit pc untuk editing
adalah opsional untuk memasang soundcard tambahan (eksternal) karena
pada motherboard pun sudah tersedia yaitu soundcard onboard, yang
terdiri dari line-out, Line-in, dan microphone. Lain masalahnya jika
anda merakit pc editing sekaligus untuk rekaman, masalah yang dialami
soundcard onboard adalah :
a. Noise bawaannya tinggi. Bisa untuk membuat musik tetapi tidak bisa untuk kualitas rekaman profesional.
b. Sampling
bit rendah, hanya bisa merekam maksimal 16-bit, sedangkan biasanya kita
merekam pada 24bit. Walau begitu sekarang ada soundcard onboard yg bisa
merekam 24bit. Untuk sampling rate, selain 44,1kHz, beberapa soundcard
onboard sudah bisa menjalankan 48kHz atau 96 kHz.
c. Menggunakan
koneksi yang tidak standar yaitu jack 3,5mm atau jack 1/8. Sedangkan
instrumen musik pakai jack 1/4 atau kabel XLR atau kabel TRS/TS.
Sehingga kita harus menggunakan konektor perantara lagi yang
mempengaruhi kualitas rekaman karena konektor biasanya berkualitas
rendah, belum lagi masalah beda impedance.
d. Latency tinggi
e. Kualitas AD/DA converter kurang bagus untuk rekaman profesional
Kalau
Anda pernah rekaman dgn soundcard onboard & hasil rekamannya terasa
lebih mendem (=kurang bright) atau malah hilang frekwensi bassnya
dibandingkan dengan bunyi instrumen aslinya, nah itu dia pengaruh
kualitas AD Converternya. AD converter adalah bagian dari soundcard yang
mengubah data analog menjadi data digital (Input). Sedangkan DA
converter mengubah data digital menjadi data analog (output).
Jika
anda memang membutuhkan soundcard dengan kualitas recording silahkan
konsultasikan dengan penjualnya, atau yang ahli dalam bidangnya. Atau
klik link disini. (link menyusul).
7. Monitor
Untuk memilih monitor untuk PC editing ada beberapa point yang diperhatikan yaitu :
a. Type LED atau LCD?
Jika
anda memiliki budget minimal, saran saya lebih baik menggunakan monitor
LCD karena gambarnya hampir real dari hasil cetakan printer/TV pada
umunya dari pada membeli monitor LED yang harga 1-jtan, sayang VGA nya
bro.. beli mahal-mahal tapi pas di monitor gambarnya tidak real. Tetapi
jika anda memiliki budget yang cukup, anda bisa membeli monitor LED
dengan fitur IPS, kaya warna, dilihat dari samping atas dan bawah gambar
tetap. Misalnya Dell 24" U2412M LED IPS - 1920 x 1200- 8ms - Analog +
DVI + Display Port + 4 x USB Rp 3 jutaan.
b. Ukuran
Ukuran
yang saya maksud disini adalah “Berapa Inch?”. Tinggal sesuaikan saja
dengan kebutuhan anda. Saran saya adalah minimal 21 Inch.
c. Port
Untuk
port pilihlah monitor yang mensupport port HDMI. Kenapa? Karena
kualitas gambar jauh lebih bagus dari pada port VGA biasa dan bisa
mensupport Video denggan kualitas Full HD/UHD.
8. Casing CPU

Untuk
casing cpu pilihlah ukuran yang lebih besar dari pc biasa karena tempat
yang lebih luas memiliki siklus udara yang lebih bagus supaya komputer
tidak cepat panas. Kemudian pilihlah casing yang memiliki banyak tempat
untuk menaruh hardisk, tidak menutup kemungkinan komputer anda untuk
menambah harddisk, karena dari waktu kewaktu pasti kapasitas terus
melonjak seiring tugas dan job anda. Jika diperlukan berilah kipas
pendingin minimal 2 pada casing anda untuk mencegah terjadinya
overheating.
SUMBER :
notepedia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar